Pariwisata Berkelanjutan melalui Energi Efisiensi dengan
Kegiatan-kegiatan Adaptasi dan Mitigasi di Pangandaran

SUMBER

Adaptasi Perubahan Iklim

Adaptasi didefinisikan sebagai bentuk penyesuaian dalam sistem alam atau manusia sebagai respon terhadap rangsangan iklim aktual atau yang akan terjadi atau efeknya untuk mengurangi bahayanya atau mengeksploitasi kemungkinan manfaatnya. (IPCC 2001, Annex B) Poin-poin penting dalam adaptasi perubahan iklim:
  • Adaptasi itu penting dan bukanlah sesuatu hal yang baru dalam pertahanan diri dan keberhasilan jangka panjang untuk semua mahkluk hidup
  • Adaptasi perubahan iklim bertujuan untuk mengurangi kerentanan terhadap perubahan iklim dengan cara mengatasi dampaknya dan/atau meningkatkan kemampuan adaptif
  • Berbagai pendekatan terhadap adaptasi: mulai dari solusi teknis seperti membangun dinding pantai sebagai tindakan “ringan” dan peningkatan kesadaran, serta pengetahuan tentang perubahan iklim.
  • Adaptasi bukanlah aktivitas yang berdiri sendiri, namun perlu diintegrasikan ke dalam pembangunan berkelanjutan yang utuh
Contoh adaptasi perubahan iklim dalam pariwisata:
  • Pengelolaan air; menampung air hujan dan daur-ulang untuk memastikan ketersediaan air
  • Memberikan informasi iklim dan cuaca bagi unit-unit usaha pariwisata
  • Peraturan bangunan yang mempertimbangkan perubahan dalam kejadian iklim ekstrim, kenaikan tinggi dan suhu permukaan muka air laut.
Adaptasi tidak dapat menggantikan mitigasi, melainkan melengkapi mitigasi sebagai strategi perubahan iklim.